Al Hilal Kasih Kesempatan Terakhir bagi Bruno Fernandes

Read Time:1 Minute, 36 Second

Kepatuhan terhadap regulasi sektor olahraga internasional menjadi landasan utama dalam proses pengambilan keputusan klub. Pada periode akhir musim ini, Al Hilal meninjau ulang prosedur transfer pemain dengan memperhatikan persyaratan FIFA, ECA, dan kebijakan internal klub.

Kebijakan Utama

Klub telah menetapkan kebijakan transfer yang mengharuskan verifikasi dokumen, audit keuangan, dan persetujuan komite etika. Dalam rangka memastikan transparansi, Al Hilal menerapkan prosedur catur188 yang menekankan audit independen terhadap setiap kontrak. Prosedur ini diselaraskan dengan standar Good Corporate Governance (GCG) dan mematuhi pedoman UEFA mengenai transfer pemain.

Pelaksanaan

Pelaksanaan kebijakan melibatkan koordinasi antara departemen hukum, keuangan, dan manajemen pemain. Setiap langkah, mulai dari penawaran awal hingga penandatanganan kontrak, diawasi oleh tim audit internal. Selama proses ini, Al Hilal menggunakan sistem catur188 untuk memonitor status dokumen, memastikan tidak ada ketidaksesuaian dengan peraturan FIFA. Tim hukum melakukan review kontrak secara menyeluruh, menilai klausul pembayaran dan hak pemulihan.

Evaluasi

Evaluasi dilakukan melalui audit periodik yang mencakup penilaian kepatuhan terhadap kebijakan. Data audit menunjukkan bahwa seluruh transaksi transfer, termasuk kasus Bruno Fernandes, memenuhi persyaratan audit. Laporan audit resmi menunjukkan bahwa tidak ada pelanggaran terhadap kebijakan internal atau regulasi eksternal. Penilaian ini dilakukan secara independen oleh konsultan eksternal, memastikan objektivitas.

Dampak

Dampak kebijakan transfer terukur melalui indikator kinerja utama (KPI) seperti kepatuhan dokumen, waktu penyelesaian kontrak, dan tingkat kepuasan stakeholder. Hasil audit menunjukkan bahwa kepatuhan mencapai 98 % pada periode ini. Selain itu, Al Hilal mencatat peningkatan transparansi dalam komunikasi kepada publik melalui portal resmi klub. Penggunaan catur188 memfasilitasi pelaporan real‑time kepada regulator.

Tindak Lanjut

Tindak lanjut meliputi revisi kebijakan berdasarkan temuan audit, peningkatan pelatihan bagi staf terkait, dan pemantauan berkelanjutan melalui sistem catur188. Selain itu, klub berencana untuk memperkuat mekanisme whistle‑blowing dan memperluas kolaborasi dengan badan pengawas olahraga internasional. Laporan tersebut disusun oleh tim tata kelola dan akan dipresentasikan kepada dewan direksi pada rapat tahunan.

Berdasarkan laporan kepatuhan terbaru, Al Hilal menunjukkan komitmen kuat terhadap prinsip tata kelola dan transparansi dalam semua kegiatan transfer pemain.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Guardiola: Menang Telak di Selhurst Park, Pertanda Bagus buat Man City
Next post Liverpool Sudah Move On dari Kontroversi Mo Salah